Rahasia

Saat usia tak lagi bisa dihitung dalam hitungan jari. Saat keinginan memiliki teman sehidup sesurga telah memuncak. Saat rasa rindu muncul, entah untuk siapa. Saat mulai tertekan dengan pertanyaan nyinyir orang-orang tentang kapan mau menyelamatkan setengah agama. Maka, saat itu pula ingin rasanya punya planet sendiri, tinggal di sana untuk beberapa waktu. Setidaknya membersihkan telinga dan hati dari situasi yang memekakkan itu.

Pertanyaan-pertanyaan serupa kadang datang dalam bentuk sindiran, tamparan, kepedulian, bahkan karena ada bakso dalam bakso. *nyam nyam..

Yang sudah melewati masa ini pasti paham bagaimana rasanya berada pada posisi ini. Maka mengertilah, jangan hanya bertanya, tapi ringankanlah beban mereka yang selalu berusaha untuk berada di jalan yang benar. Bantu mereka untuk keluar dari zona yang tidak nyaman ini, mungkin ada adik, teman atau saudara yang kiranya sesuai untuknya. Pun jika belum bisa memberikan bantuan, setidaknya do’akanlah atau setidaknya jangan bertanya. Karena, mendapatkan pertanyaan seperti itu sama seperti menusukkan bulu sikat gigi ke pipi. Sedikit mungkin rasanya geli, tapi kalau datangnya rombongan rasanya sakit juga.

Duhai jiwa yang masih merindu, dekatilah Sang Pemilik hati. Minta selalu do’a kedua orang tua, do’a siapa saja yang sering bertanya. Perbanyak ilmunya. Sibukkan diri dengan kebaikan. Bijaklah dengan rasa yang kau miliki. Jangan biarkan keegoisan melalaikanmu. Jika ingin mencari yang sempurna atau menunggu dirimu sempurna, maka tunggulah Bawang Merah jadi Cinderella. Kau tak akan mendapatkan apa yang sebenarnya kau butuhkan.

Memang, kisah dari setiap drama yang kita lakoni berbeda. Tapi, jika benar-benar ingin, maka bergeraklah meski selangkah. Semoga langkah-langkah itu menuntunmu menemukannya, yang telah lama Ia simpan untukmu

Gallery

Minyak Kelapa

Dua hari yang lalu, tepatnya hari senin (26/9) sore saya berniat untuk membuat minyak kelapa. Kanapa dengan minyak ini? Katanya sih, doi punya banyak khasiat. Tapi, khasiat yang mau saya coba ini untuk perawatan rambut. Mbah gugel bilang, manfaatnnya dapat membantu dalam pertumbuhan rambut yang sehat dan memberikan rambut yang berkilau. Efektif mengurangi hilangnya protein yang dapat menyebabkan kualitas rambut menjadi tidak sehat, serta dapat menjadi kondisioner alami yang sangat baik dan membantu proses pertumbuhan kembali rambut yang rusak.

Cara membuatnya cukup mudah. Adapun bahan awal yang diperlukan seperti:
1. 2 butir kelapa parut
2. Saringan
3. Wadah penyimpanan santan (saya pakai botol mineral bekas)

Cara membuat kelapa menjadi santan sesuai kebiasaan teman-teman. Kalau saya, kelapa parutnya ga diperah pakai tangan langsung, tapi di-blender dengan tambahan sedikit air agar blender-nya bisa berputar. Santan hasil blender pertama dimasukkan kembali bersama kelapa parut yang lain, agar tidak menambah air pada saat mem-blender dan mendapatkan santan yang kental. Setelah semua kelapa parut jadi santan, saatnya penyimpanan.

Kurang dari 24 jam setelah disimpan, terlihat pemisahan bagian buih santan, minyak dan air. Dapat dilihat pada gambar berikut.

Pemisahan buih, minyak, dan air

Pemisahan buih, minyak, dan air

Botol dengan tutup merah merupakan santan perasan kedua, ternyata setelah disimpan, tidak ada minyak pada botol ini. Sedangkan pada botol dengan tutup biru terlihat perbedaan bagian. Nah, saya baru melakukan pengambilan minyak setelah hampir 48 jam. Tadinya berharap minyak yang dihasilkan akan lebih banyak, ternyata ga. Haha..

Gimana cara ngeluarin minyaknya? Banyak cara, tergantung kreatifitas masing-masing. Peralatan yang saya gunakan seperti:

1. 2 buah mangkok
2. Pisau
3. Saringan
4. Kain penyaring
5. Tisu
6. Botol

Cara yang saya lakukan tadi dengan membuat bolongan kecil di bagian bawah botol dengan pisau, kemudian tampung pada mangkok pertama. Mangkok ini akan berisi air, karena air berada di posisi paling bawah. Tapi, hati-hati ketika mengeluarkan air, karena airnya bisa muncrat kemana-mana. Mungkin karena mulai terjadi fermentasi, makanya botol memliki tekanan dikarenakan perubahan wujud santan. Semprotan air bisa mencapai kasur, eh 2 meteran lebih maksudnya (salah sendiri eksekusinya di kamar 😀 Lain kali mungkin tutup botolnya bisa dibuka dulu supaya tekanan di botol berkurang). Setelah air habis, lalu tutup bolongan dengan jari dan lap sisa-sisa air yang ada pada botol bagian luar. Setelah itu lepaskan bolongan tadi dan tampung minyak pada mangkok kedua.

Sekarang saatnya menyaring kembali air dan minyak yang masih tak ingin berpisah (?). Caranya, mangkok yang berisi air tadi dicuci kemudian lap dengan tisu sampai kering (aslinya bisa pakai mangkok yang lain, tapi males ngotorin mangkok lagi 😀 ). Lakukan penyaringan dengan menggunakan bahan 1, 3, dan 4. Setelah disaring, ampas santan akan terpisah, namun masih ada sedikit air yang enggan berpisah dari minyak, jadi ketika memasukkan minyak ke botol, harus pelan-pelan agar air tak ikut mengisi botol dan abrakadabraaa..

Hasil minyak kelapa

Hasil minyak kelapa

Ini dia hasilnya.. Minyak kelapa tanpa pemanasan.. Minyak kelapa bening, sebening embun pagi.. lalalalalaaaa.. 😀 Lumayan untuk 2 butir kelapa menghasilkan sekitar 100 ml minyak 🙂 Kurang kerjaan apalagi coba? sempat-sempatnya buat yang beginian 😀

Hasil penampungan minyak

Hasil penampungan minyak

 

Hasil penampungan air

Hasil penampungan air

 

Alat penyaringan

Alat penyaringan

 

Pemisahan air dan minyak ketika dimasukkan ke botol penyimpanan

Pemisahan air dan minyak ketika dimasukkan ke botol penyimpanan

 

Minyak dan air putih

Minyak dan air putih

Dear Peneliti Galau

Setelah sekian lama tidak menulis di sini, tiba-tiba saya menulis tentang galau. Sebuah kata yang pernah dialami tiap orang, ngaku aja udah. Ga usah bilang, “bukan aku” atau “aku ga pernah galau”. Kata pak ustad bohong itu dosa lho.. 😀

Ok, berikut merupakan obat bagi teman-teman yang akan mulai meneliti atau sedang meneliti. Yang sedang terjebak dengan kata “galau” tadi. Dosis obat ini tergantung dari kesiapan dan keseriusan anda. Jadi, pergunakanlah obat ini secara benar, baik dari niat dan usaha. Selamat menikmati, semoga lekas sembuh..

Sumber: Blog Romi Satrio Wahono

Mengintip Isian Batu, Malang

bukan gorilla

Akhir-akhir ini, Batu, sebuah kota yang terletak di Malang menjadi tujuan wisata khususnya untuk warga Jawa Timur. Tempatnya yang sejuk, menjadikannya sebagai tempat yang sesuai untuk memanjakan diri dari penatnya rutinitas sehari-hari. Di lokasi Jatim Park 2 ini terdapat Pohon Inn, Museum Satwa, Batu Secret Zoo, Eco Green Park, dan The Bagong Adventure (tolong dibenerin kalau salah).

Yang akan Saya bahas kali ini adalah objek wisata bernama Batu Secret Zoo  yang berada di area Jatim Park 2—Jawa Timur Park 2. Diresmikan pada tanggal 22 Oktober 2015 oleh Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Operasinya mulai pukul 10.00 s.d 18.00 WIB dengan Tiket masuk normal Rp. 105.000,00. Jika ingin melihat wahana lain ditambah Rp. 10.000,00 untuk weekday dan Rp. 20.000,00 untuk weekend. Kita akan dapat memilih Eco Green Park atau The Bagong Adventure dari penambahan tiket yang kita beli. Di Jatim Park 2 ini, kita dapat bermain dan belajar tentang Satwa-satwa yang ada di Dunia. Baiklah, kali ini saya tak mau bercerita banyak tentang tempat ini. Biarkan saja gambar-gambar ini yang akan mendongengkannya untuk Anda 😀

Oya, saran Saya, jika ingin menikmati Jatim Park 2 ini, sebaiknya Anda datang pagi hari. Karena, tak cukup sehari untuk menikmati keseluruhan wahana yang ada

Trip to Kelud Mt. -/+ 3.000 Mdpl

 

kampung inggris pare

Tak sampai 24 jam setelah menginjakkan kaki ke Kediri, mata ini sudah merasakan indahnya panorama Gunung Kelud. Salah satu gunung yang ada di Kabupaten Kediri. Gunung yang memisahkan antara Kediri dan Blitar. Dalam perjalanan menuju ke sana, guide kami (sebut saja begitu), teman sekelas yang asli Kediri, menceritakan asal usul adanya gunung ini.

wisata kediri

Alkisah, dulunya ada seorang buruk rupa bernama Lembu Suro, berkepala lembu dan berbadan manusia. Lembu berarti sapi, sedangkan suro memiki arti yang memiliki kekuatan. Ia terpesona dengan kecantikan Kili Suci yang merupakan putri dari Raja Kediri. Karena kecintaannya kepada Kili Suci, ia menyatakan niat untuk melamar Sang Putri. Kemudian Sang Putripun memberikan sebuah syarat kepada Lembu Suro, yakni membuat sebuah sumur yang cukup dalam. Setelah seharian penuh bekerja membuatkan sumur dan berhasil menyelesaikannya, waktunyapun tiba. Namun, Kili Suci Sang Putri nan cantik rupawan yang sedari awal tidak menginginkan Lembu Suro, melakukan penghianatan atas janji yang telah ia berikan. Sama halnya seperti kisah Dayang Sumbi yang tidak ingin menikahi anaknya-Sangkuriang. Kili Suci menyuruh beberapa orang untuk menimbun kembali sumur yang telah dibuat oleh Lembu Suro.

Lembu Suro

Lembu Suro

Merasa dicurangi, Lembu Suro pun marah. Dengan kekuatannya, ia membuat sebuah gunung berapi yang memisahkan Kediri dan Blitar. Kenapa dua daerah ini yang dipisahkan? Karena, dia mengatakan yang membantu penimbunan sumur itu adalah warga dari kedua tempat tersebut. Dengan murkanya, dia mengatakan bahwa, “Selama dunia masih ada, masyarakat Kediri dan Blitar tak akan pernah aman. Mereka akan dipisahkan oleh gunung yang setiap saat bisa meletus” (kira-kira redaksinya begitu). Karenanya, gunung yang menjadi icon Kediri ini akan meletus setiap 25 tahun sekali.

tumbuhan gersang akibat erupsi

Apapun yang dilewati oleh tumpahan lava akan hancur dan mati. Sebelum erupsi 13 Februari 2014 yang lalu, gunung ini memiliki anak gunung ditengah kawahnya, yang terjadi akibat letusan sebelumnya. Namun, setelah itu si anak tak terlihat lagi. Ia luruh bersama lava yang mengalir. Dulu juga ada terowongan yang difungsikan sebagai jalan untuk tumpahan lava agar arahnya tidak kearah pemukiman warga, namun kini tertutup akibat letusan tersebut. Tak hanya terowongan, jembatan juga ikut hancur terkena lelehan cairan panas itu. Kini, yang terlihat hanya tulisan-tulisan “Daerah berbahaya” dan beberapa tanda dilarang melintas atau alat berat yang tak berpenghuni. Yaps, sepertinya sekarang sedang dilakukan renovasi.

kelud kediri

Satu lagi, ada sebuah jalan yang ketika kita ingin melihat Gunung Kelud, kita akan melewatinya. The name is Jalan Misteri. Kenapa disebut Jalan Misteri? Hal ini dikarenakan pada jalanan rata (tidak ada kemiringan) yang diberi garis putih horizontal yang membentang dari kiri ke kanan jalan dengan panjang sekitar 100 meter seperti memiliki magnet. Ketika mesin kendaraan dimatikan, kendaraan tersebut dapat berjalan sendiri ke satu arah. Ga percaya? Coba aja sendiri 😀

MSI Undip 2015

Oya, tentang ketinggian gunung ini, sebenarnya kita mikir sambil ngarang. Biar keliahatan udah ndaki. Padahal pendakiannya aspal 😀 Dan, 3.000 Mdpl -/+ nya itu kebanyakan kurang daripada lebih. Ketinggian aslinya adalah 1731 Mdpl. Ketika Anda merasa tertipu, saya tidak 😀

Lihatlah keluar, ciptaan Tuhan itu begitu sempurna..

wisata kelud