Gallery

Lempar batu, kena batunya..

Ada cerita lucu dipenghujung sore tadi, saat sebuah kelompok melakukan presentasi. Enam orang manusia berjenis laki-laki, menunjukkan atraksi terbaik mereka dalam melakukan sharing tentang tugas kelompok yang diberikan. Setelah moderator membuka presentasi kelompok, maka tibalah saatnya beberapa orang membacakan presentasi secara bergiliran. Setelah ba bi bu, maka dibukalah sesi tanya jawab. Banyak penanya yang antusias dengan topik yang sedang dibahas. Terutama ibu-ibu di barisan depan. Bertanya tanpa ampun, berdialog dengan mengenyampingkan dengan siapa ia bertanya. Bertubi-tubi pertanyaan yang mereka lontarkan dan sangat terlihat kemana muaranya. Mereka seperti mengatakan, “inilah saatnya”

Jadi begini, di kelas, ada seseorang yang sedang pendalaman materi, sebut saja namanya Babang. Jadi, setiap kali ada yang presentasi, si Babang selalu menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang hanya menge-tes kemampuan penyaji. Sampai suatu ketika, dia bilang, “abang cuma mau ngetes kalian aja, paham atau ga dengan yang kalian presentasikan?” atau beberapa kata kasar yang tak enak di dengar, apalagi dilontarkan dalam sebuah diskusi. Dia mengatakan, “kenapa slidenya selalu cabut pasang? Itu menunjukkan kalian tidak siap dengan presentasi yang kalian lakukan. Apa kalian nyari jawaban di gugel? Coba liat orang-orang yang di seminar, mana ada yang seperti kalian”. Deg.. ampun bang, mulutnyaaa. Dengan santun salah satu dari penyaji bekata, “maaf bang, laptop kami cuma dua dan kami memerlukannya untuk berdiskusi. Kamikan masih semester dua dan kamipun masih dalam tahap belajar. Kalau abang menganggap presentasi kami buruk, kami menyadari itu, dan ini juga akan menjadi bahan pembelajaran buat kami ke depannya. Terimakasih buat sarannya”.

Entah dari mana datangnya, tiba-tiba waktu melihat para anggota penyanji tadi, eh, ada si Babang di sana. Dan saat dia menyampaikan presentasi, ada beberapa mata yang menyipit dengan jidat yang mengerut. Dan banar saja, belum sempat moderator membuka sesi tanya jawab, beragam tangan bermunculan dari balik kepala-kepala peserta.

Satu, dua, tiga pertanyaan berhasil dikumpulkan. Dan tibalah saatnya menjawab. Hawa misterius mulai terasa saat peserta mendengarkan jawaban dari penyaji. Mereka mulai berontak dengan jawaban-jawaban yang diberikan, apalagi ketika si Babang yang menjawab. Setelah berkilah ini dan itu, akhirnya si Babang mati kartu. Mati dengan kartunya sendiri, dengan kata-kata yang pernah ia lontarkan saat ia menjadi peserta diskusi. Beberapa orang menyerangnya tanpa ampun, terus saja bertanya, memainkan logika, dan membuka mata serta telinga saat jawaban diberikan. Sedikit saja yang tak singkron, urat kepala langsung menegang. Ia benar-benar mati kutu, saat mengatakan, “inikan cuma teori, dan teori ini bisa saja salah”, yang lain menyahut, “jadi, abang mempresentasikan yang belum benar kejelasannya kepada kami? Mana yang harus kami pegang kata-katanya? Sebentar bilang ini, sebentar bilang itu. Berarti abang belum siap untuk tampil!!” Jleb..

“puaas..??” kata si Babang, dengan menyembunyikan mulutnya di balik tangan yang berada di bawah hidung. Tanpa diberi komando, semua serempak tertawa dengan jawaban Babang. Terlihat wajah-wajah yang puas di sana. Puas sekali..

Hari ini, kembali belajar tentang kebenaran kata pepatah lama, “Apa yang ditanam, maka itulah yang akan di tuai”

Itulah kenapa, kita dianjurkan untuk meletakkan akal dibelakang tindakan. Itulah kenapa, kita dianjurkan berlapang dada dalam bermajelis, agar semua tak sia-sia. Berkoar tanpa mengerti apa yang diucapkan, tanpa memikirkan orang lain, atau bahkan mengganggap diri paling tau. Mari menghargai, jika masih ingin dihargai.

gambar kucing lucu

One thought on “Lempar batu, kena batunya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s