Gallery

Song On G #Tikungan

baliho peringatan daerah rawan kecelakaan

Dibeberapa tempat, ada model jalan yang terkenal dengan tikungan tajamnya, keloknya yang membut mual, tanjankan tingginya yang membuat jantung berlari-lari kecil ke luar-ke dalam saat penurunan dengan kecepatan tinggi (?), yang memacu adrenalin dan bisa digunakan untuk diet (?). Biasanya, di tempat-tempat seperti ini ada beberapa baliho peringatan “Daerah rawan kecelakaan”, “Orang pintar tak akan tabrak lari”, tabrak jalan boleh kali ya?

Setelah melakukan pengamatan tak disengaja, ternyata, disetiap tikungan memiliki sisi miring yang berlawanan dengan arah jalan. Kalau dalam ilmu fisikanya disebut elevasi atau posisi vertikal (ketinggian) suatu objek dari suatu titik tertentu (datum), wiki. Misalnya gini, kalau arah jalannya ke kanan, sisi miringnya pasti di sebelah kiri, begitu juga sebaliknya.

Seperti yang dikutip dari Mbak Wiki, dalam mendesain jalan, ada sebuah istilah yang biasanya digunakan, desain geometrik jalan. Ini merupakan bagian dari perencanaan jalan yang dititik-beratkan pada perencanaan bentuk fisik jalan sehingga dapat memenuhi fungsi dasar dari jalan. Desain geometrik jalan terdiri dari Alinyemen horisontal , Alinyemen vertikal, superelevaasi dan masing-masingnya memiliki perhitungan tersendiri.

Geometrik jalan yang didesain dengan mempetimbangkan masalah keselamatan dan mobilitas yang mempunyai kepentingan yang saling bertentangan, oleh karena itu kedua pertimbangan tersebut harus diseimbangkan. Mobilitas yang dipertimbangkan tidak saja menyangkut mobilitas kendaraan bermotor tetapi juga mobilitas kendaraan tidak bermotor dan pejalan kaki.

Alinyemen Horizontal Jalan
Alinyemen horizontal jalan didefinisikan sebagai: Proyeksi garis sumbu jalan pada bidang horizontal, yang terdiri dari garis lurus dan garis lengkung yang biasanya dihubungkan dengan lengkung peralihan. Garis lengkung merupakan lebih dikenal sebagai belokan.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi desain alinyemen horizontal yaitu kecepatan rencana jalan yang selanjutnya akan mempengaruhi radius tikung minimal, super elevasi atau lebih dikenal dengan kemiringan jalan terutama penting untuk drainase jalan dan kemiringan di tikungan dan yang terpenting adalah anggaran yang tersedia, bila anggaran yang tersedia terbatas maka langkah yang diambil biasanya dengan menurunkan kecepatan untuk mengurangi pekerjaan tanah, khususnya didaerah perbukitan dan pegunungan.

Radius tikung
Bila kendaraan melintasi suatu lengkung/tikungan dengan radius tertentu, maka kendaraan ini akan didorong secara radial keluar oleh gaya sentrifugal yang akan diimbangi oleh berat kendaraan dan besarnya kemiringan jalan/super elevasi dari jalan dan oleh gesekan samping (side friction) antara ban kendaraan dengan permukaan jalan, semakin kencang kendaraan berjalan semakin kuat dorongan keluar yang harus diimbangi dengan super-elevasi dan radius tikungan yang lebih besar.

rumus radius tikung

dimana:

R = Jari jari tikungan minimum (m),
μ = Kecepatan Rencana (km/j),
e = Superelevasi maximum (%),
fs = Koefisien gesek, untuk perkerasan aspal f=0,14-0,2

Jari-jari minimum yang disarankan dapat dilihat dalam tabel berikut:

jari-jari minimum radius tikung

Terlepas dari rumus manis di atas, sebuah percakapan terjadi sesaat setelah sebuah truk besar menghimpit sisi sebelah kiri badannya pada sebuah tikungan. Arah tikungan menuju kanan dan truk terperosok ke sebelah kiri. Kondisi di sekitar hanya pepohonan sawit dan tak ada rumah warga, pesawangan.

A: “hmm.. tau jalanannya gini, mau cepat-cepat juga. Tuh, lihat hasilnya, keselamatan itu lebih penting dari segalanya. Untung supirnya ga apa-apa”, terlihat seorang bapak-bapak gempal kira-kira berumur 3/8 abad berjalan santai namun lesu (?) menjauhi truk, menggosok-gosok kepala sambil bercegak pinggang yang sesekali menoleh ke truk

B: yang mana supirnya?

A: “sepertinya yang lagi jalan itu”, sambil memanyunkan bibir ke arah si bapak

B: kok tau itu supirnya?

A: kelihatan dari orangnya

C: emang muka truk sama ya dengan supirnya?

A, B, C: LOL..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s