Gallery

Menjadi

source gambar: google

source gambar: google

Alkisah, disuatu tempat antah berantah hiduplah seorang gadis. Punya pekerjaan bagus dengan gaji yang lumayan baik. Suatu hari, gadis ini mendapatkan uang yang cukup besar dari tempatnya bekerja, selain dari gaji pokoknya. Satu dua hari berlalu, dia telah menggandeng sebuah smartphone keluaran terbaru. Padahal, apa yang tak ada? Bebe punya dan 2 handphone lainnya. Bentuk handphone selalu menyesuaikan zaman. Dari jenis nada dering Monophonic, Polyphonic, MP3, “ting-nong”, samapai bunyi siul kemungkinan sudah menjadi koleksinya. Mulai dari penggunaan jasa operator penghubung, bentuk besar bertangkai, hilang tangkai, semakin lama semakin kecil, membesarkembali, kemudian membengkak. Mau simple malah menyusahkan. Jangan-jangan nanti jasa telepati menjadi bisnis yang menggiurkan?😀

Sampai suatu saat terjadilah percakapan:
A: ciee.. hape baru ya?
B: iya nih. Dari duit yang kemarin
C: iya, gantilah si birunya lagi, betah banget sama yang itu. Untuk apa uangnya lagi?

Deg. Untuk apa uangnya lagi? Kita ini masih muda, kalau aki-aki yang divonis dokter masa aktifnya hanya tinggal 3 hari lagi, bisa dimaklumi ngomong gitu -_-”
Baiklah, untukmu pilihanmu dan untukku pilihanku.
Siapa yang tidak bersyukur dengan yang sedikit, pasti tidak akan bersyukur dengan yang banyak.

Menjadi keras kepala itu perlu, tapi bersyukur itu selalu lebih penting.

7 thoughts on “Menjadi

  1. dibalik kata ciee ada kecemburuan :p, katanyaa katanyaa..:D *singing

    why so serious aini? nyante aja nanggapi nya, tinggal bilang : iya kak, gpp aini make hp ini aja, uangnya mau ditabung😛

    btw, jawaban si si tertanya pas kejadian ga ikut di posting ya? atau memang ga ada?

    • yg mau pulang akhir tahun, katanya-katanya😛
      poin yg cocok untuk tulisan ini itu aja kak, kalau percakapan selanjutnnya udah beda judul. libur..
      *hanya ingin mengingatkan kak, terutama untuk diri sendiri. selanjutnya terserah yg baca..🙂

  2. oh gitu, berarti si tertanya cuma diem yah,
    maksud kk gini, sebaiknya aini menjelaskan dulu alasan aini sama mereka saat itu, klwpun mereka ga seide ya gpp, at least, mereka tau pandangan aini kan😀, mungkiiiin selama ini mereka memang ga tau^^ (positifthingkingdulu) dan benar kata aini selanjutnya kembali lagi sama pilihan masing2 ^^, dan sebagai teman harapannya kita semua jg bisa saling menghargai.. cuma rasanya kurang jempol aja klw adik manis kk ni cuma diem waktu dibilangin gitu tapi sambil gondok (baca : kalimat yg pake emo -_-) dan curhat di blog😛, *hehe, just that, cause i am care about you sissy

    • baiklah, sepertinya perlu diluruskan dikit. lanjutannya gini kak
      “….. C: iya, gantilah si birunya lagi, betah banget sama yang itu. Untuk apa uangnya lagi?
      A: yang birunya masih bagus kak. untuk sekarang rasanya belum perlu, ga tau kalau besok. kalau diganti, takut yang birunya ngambek😀
      C: hehe..iya juga sih, kakak juga lagi butuh simpanan, liburan nanti mertua mau datang, untuk TPA pula lagi”
      *setiap orang punya pendapatnnya masing-masing, termasuk mengartikan emotikon -_-😛

  3. good job klw gitu ceritanya, baru jempol😀,
    and about the emo, sorry klw kk nanggep artinya cendrung kearah “ga happy”, karena biasanya aini klw pake -_- pas kontak sm kk biasanya kira kira begitu.. *contoh, masih ingat tanggapan MR aini yang aini mw kasi triple -_- ? tp klw pas kontak ke oranglain maksudnya beda ya bisa bisa aja donk ya. so, klw di cerita ini artinya lebih baik ya berarti kk yg salah mengartikannya.. well, so sorry about that ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s